31 Agu 2014

G's Konsepsional #1

Konsepsional..


Gaul untukmu adalah saat kamu bisa mengisi waktu luang dengan hal-hal yang kamu sukai dan bersama orang-orang yang tepat. Yang penting: bahagia!





Kamu sudah sadar kalau argumen adalah cara untuk saling berpendapat, bukan cabang olahraga di mana harus ada yang menang dan kalah.


Jika kamu orang terbuka, maka moto hidupmu adalah “Setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah, setiap pengalaman adalah pelajaran, dan setiap waktu adalah kesempatan belajar untuk menjadi lebih baik.” Keren, ‘kan?



Kelelakian seseorang dilihat dari bagaimana cara dia menangani masalah tanpa mengurangi harga diri sendiri dan rasa hormat pada orang lain. Menjadi lelaki artinya kamu harus belajar dari kesalahan-kesalahan yang kamu buat sewaktu muda. Lebih lengkapnya, di bawah ini beberapa hal lain yang harus dipahami seorang cowok untuk jadi lelaki:



Seorang cowok hanya melihat dirinya sendiri, namun seorang lelaki sadar bahwa dirinya ada bersama dunia. Dari kesadaran itu, dia akan berusaha menjadi lebih baik.


Bersikap tidak berlebihan itu penting. Saking pentingnya, bahkan dalam bersikap sederhana kita tidak boleh berlebihan. 

Sementara bersedia mendengar itu penting, jangan lupa juga menyuarakan pendapatmu sendiri. Menjadi dewasa bukan berarti kamu ikut ngangguk-ngangguk aja dan bilang “iya”, atau selamanya diam supaya membahagiakan suara mayoritas. Menjadi lelaki itu sama dengan mengetahui apa yang harus dikatakan, kapan kalimat itu harus diucapkan, serta bagaimana kamu bisa mengucapkannya dengan rasa hormat.

Jatuh cinta itu gampang. Yang nggak gampang adalah bersikap legawa ketika perasaan itu gagal membuatmu bahagia. Seorang bocah cuma bakal bisa menyimpan dendam; seorang lelaki akan lebih teguh dan tabah menghadapi kegagalan. Jangan biarkan satu hubungan yang kandas bikin kamu malas (bahkan benci) menjalin hubungan di masa depan. Moving on bagian dari proses pendewasaan.

Seorang lelaki harus tahu apa yang bisa dia toleransi, dan apa yang harus dia kritik. 

Meninggalkan sekelompok teman atau seorang kekasih memang tidak pernah mudah. Namun bertahan dalam hubungan yang tidak membawamu kemana-mana dan tidak memberikan dampak pada perkembangan pribadimu juga bukanlah hal yang bijak. Kamu berhak dikelilingi oleh orang-orang yang bisa membuatmu naik tingkat.Kamu layak masuk ke lingkungan yang bisa membuatmu jadi orang yang lebih baik.

Bertahan dalam hubungan yang tidak membawa dampak positif bagi pengembangan pribadimu akan membuatmu menyesal kelak.

Terus berusaha mengikuti tuntutan sosial hanya akan membuatmu bingung akan jenis kehidupan macam apa yang ingin kamu jalani. Tuntutan sosial tidak akan pernah berhenti. Berusaha terus mengikutinya dan mengesampingkan kata hatimu justru akan membuatmu lelah.

Beberapa orang menikah bukan karena siap menikah, tapi karena dianggap sudah siap menikah. Tidak sedikit yang punya anak bukan karena siap punya anak, tapi karena dianggap sudah saatnya punya anak. Pun membeli rumah dan berinvestasi. Walaupun kemampuan finansial belum cukup memadai, tapi karena dianggap sudah saatnya ya diikuti saja tuntutannya.

Jadi pecundang yang tidak mau mengakui kesalahan diri sendiri akan membuatmu jadi pribadi paling menyesal sedunia. Kebiasaan ini akan membuatmu jadi orang yang kebal terhadap masukan. Kamu tidak pernah merasa salah, maka kamu merasa tidak ada kewajiban untuk memperbaiki diri.

Kalau sudah begini, ucapkan selamat tinggal pada keberhasilan yang selama ini sudah kamu tunggu-tunggu kehadirannya. Keberhasilan tidak pernah mampir pada pribadi arogan yang merasa dirinya paling benar.

Pada dasarnya, cowok idaman adalah cowok yang punya pendirian, attitude yang bagus dan memiliki wawasan yang luas agar bisa beradaptasi dalam berbagai situasi dan kondisi.




-Manikmaya-

Terinspirasi oleh:
Hipwee

Tidak ada komentar:

Posting Komentar