hehehe, sudah lama nggak nerusin serial KKM (Kuliah Kerja Mbolang)
hehehe..sudah 2 tahun. Insyaallah ini bagian terakhir dari serangkaian Mbolang alias Traveling kemarin.
monggo....
Sepulang ambil uang di ATM, kami kembali ke Karangasem.
tapi sebelumnya, kami mampir dulu ke sebuah..ya dikatakan sungai ya mirip waduk, mirip air terjun Coban Talun di Jawa Timur.,hehehe ini ada di daerah Klungkung tepat di dekat Jembatan Klungkung. Tempat ini cukup terkenal, karena sering dipakai Fotografer sebagai objek dan background potretnya.
Sangat seru sekali di sini meeeens, hahaha,..
banyak anak-anak bermain, berenang, bahkan mencuci pakaian.
Kekayaan alam di Bali Indonesia memang Negeri Para Dewa..Surga kecil yang turun ke bumi dari kahyangan Suralaya,, ehehehehe..
Sering kita ketahui bahwa kekayaan dan keindahan pulau dewata terletak di daerah Kota-kota besar, pantainya, dan daerah-daerah yang banyak dikunjungi Turis Mancanegara.
Tapi menurut saya, Bali di bagian kabupaten dan desa juga nggak kalah serunya. Selain pemandangannya yang indah, satu hal yang membuat saya terkesan adalah Kearifan Lokal masyarakat setempat.
Lanjuuuut kami kembali ke Pabrik..
di tengah perjalanan saya seperti diberhentikan oleh megahnya patung Dewa Pengetahuan,..ya, tak lain adalah patung Dewa Ganesha.
Mumpung ada kesempatan, bisa kali ya...foto bareng.,siapa tau kecipratan "Pengetahuan" Sang Dewa, asseeek...
"Om..shanti.shanti..om.."
Sesampainya di pabrik, saya diajak Ayah ke Pura Pasar Agung. Letaknya di Gunung Agung.
perjalanan menuju ke sana mata saya seakan diperkosa oleh pemandangan yang luar biasa kereeeen!
hari itu siang sekitar pukul 11.00, tapi kabut sudah banyak menjamah jalanan.
Akses jalannya berAspal muluuus. Namun berkelok dan menanjak "seperti cerita asmara penulis Blog ini waktu itu"
sesampainya di area parkir Pura Pasar Agung, kami masih berjalan lagi melewati jalan setapak menuju Pura.
Sampai penghabisan jalan..alias di halaman pura, saya dihadapkan oleh kemegahan Pura Pasar Agung.
yaa,,,sangat luar biasa besarnya (Agung).. suasana sedikit sepi karena pasca hari besar Kuningan seminggu yang lalu. Namun masih nampak beberapa turis dan Guide nya sliweran dan mengambil gambar di area Pura. Saya pun tak mau ketinggalam kesempatan..saya pun langsung..juga ikut berfoto bersama "Pura Pasar Agung" laah, hehehhe..

Siang itu kabut sudah mulai tebal,
terik matahari sudah tak terasa panasnya..bulu kuduk seperti merinding,
di depan mata kabut berlari-lari ke arah tubuh ini berada,.
Aseeekk... hehehe
udara sudah mulai dingin, padahal masih siang. Kebetulan di sana ada warung kecil menjual minuman dan kopi, saya pun ngopi sejenak sama Ayah saya.. ya..menikmati kopi hangat dan suasana sejuk sedikit dingin Gunung Agung.
Karena kabut sudah mulai tebal, kami pun turun..
sesampainya di area parkir, kami bertemu Pak Mangku, kebetulan beliau juga kenal baik dengan ayah saya.
Pak Mangku ibarat kalau di Jawa dan islam ya Pak Kiyai gitu lah. Kebetulan beliau waktu itu selesai sembahyang di pura pasar agung.
Ya,..pertemuan tak terduga ini pasti juga sebagian dari rencanaNYA.
Lhaa...itu ada foto sama Pak Mangku pake udeng putih setelah sembahyang.
nah yang bawah ini ayah saya nih..hehehe
lanjut ke kembali ke pabrik, saya prepare barang-barang. karena jam 2 siang nanti saya harus kembali ke Malang.
sebelum pulang, saya berpamitan dengan semua karyawan dan teknisi pabrik, yang sudah memberi ilmu dan pengalaman selama 2 hari lebih. Tak lupa, foto bareng lah..heheheTerimakasih buat bapak-bapak yang sudah mengajari saya bekerja di lapangan, proyek, mesin, eskavator, dan mbak-mbak yang ngajari rekap data di kantor. Banyak pelajaran, dan kenangan berharga bersama mereka. Dimana kebersamaan sebagai karyawan pabrik, dari berbagai macam kota asal mereka datang, mencari Rezeki sampai ke Bali. Pabrik di lereng Gunung. berhawa dingin, sulit air. (bahkan ketika itu, ayah saya dan beberapa karywan pabrik tidak mandi 2 hari. Kami harus heat air waktu itu. Untuk memperoleh air bersih, kami harus memesan air bersih yang dikirim melalui truk tangki/tandon dari kebupaten luar) Ya..ya..yaa.. ini adalah cerita penuh perjuangan kawan.
Dari pabrik saya diantar oleh Pak Fadhli naik motor menuju terminal Ubung.
Sampai di ubung saya langsung naik bus jurusan Gilimanuk.
perjalanan pun kurang lebih 4 jam lebih.
tiba di Gilimanuk sekitar jam setengah 8 malam.
langsung beli tiket dan nyebrang kapal Veri ke Ketapang.
Saya pun melanjutkan istirahat di kapal.
Setibanya di Pelabuhan Ketapang saya menuju Masjid yang awal kemarin saya tempati untuk menginap.
seperti biasa, menitipkan KTP dan bayar Rp 5,000,- saja..hehehehe..
setelah sholat subuh saya melanjutkan perjalanan ke stasiun Banyuwangi Baru dengan berjalan kaki dari masjid.
Pukul 05,00 tepat kereta arah tujuan Malang pun datang siap berangkat. Wah,,,lumayan, tempat duduk saya kali ini ada AC nya.. meskipun nggak nyala.. hahaha
Udara di pagi hari sejuuuuk, meraba paru2 ketika kereta melewati persawahan dan bukit.
Perjalanan kereta dari Kota Banyuwangi ke Kota Malang pagi hari memang Superr Kereen! Sejuk, Permai, wes...pokoke kayak kamu lah! cantik!
uhuuuy!
*Satu Hal yang harus kamu lakukan ketika sedang Traveling / Mbolang sendiri.. Jangan ragu untuk menolong, meminta tolong (bertanya juga) pada orang lain, karena akan memberimu entah itu hubungan sosial, relasi, kenalan baru, dan lain-lain..
Dan kalau ingin foto tapi nggak ada orang yang bisa dimintai tolong, langsung aja pakai jurus andalan..!
"Self Timer" atau "Selfie" hehehehe... Woleees..!











Tidak ada komentar:
Posting Komentar